Kamera Hidra
Kamera Rizal

Kumpulan Gambar, Cerita, Kegiatan dan Motor-motor Koleksi BMW Motorcycle Club Jakarta.
Gambar ini sungguh menginspirasi. Muncul keinginan untuk menggandengkan sespan ke motor.

Walau sangat jarang atau bisa dibilang tidak pernah dipakai turing, perawatan rutin motor ini terus dilakukan. Kondisi sangat terawat, berkilap dan bebas dari karat. Kondisi mesin prima, halus dan mudah dihidupkan. Makin serasi dengan sespan yang baru, bahkan untuk motor ini juga sudah disiapkan tanki Schorsch Meier sebagai aksesoris tambahan.
Berawal dari info bahwa ada sasis R51/3 yang dijual di Blitar yang setelah ditelusuri ternyata sudah berpindah tangan ke Surabaya. Dengan bantuan seorang kawan untuk membujuk agar sasis dapat ditebus, sasis yang memang jarang ada yang jual di lokalan akhir berpindah tangan dan langsung kirim ke Bandung untuk di cek ulang dan dilakukan sedikit reparasi. Tidak banyak 'bonus' yang didapat dari pembelian sasis ini, yang paling bernilai hanyalah tangki bensin original motor Jawa yang sudah sedikit di modifikasi. Masih nempel plunger kiri yang sudah dirusak, sebelumnya seperti sudah dimodifikasi untuk dipasangi tromol yang memakai rantai.
Part yang paling penting sudah ada dan siap dipakai. Gardan ratio R51 ratio 35/9 dan girboks merupakan part yang paling susah dicari dan harga yang gak jelas bahkan ada yang bilang harga yang tidak masuk akal. dua part ini senilai dengan harga 1 unit motor matic keluaran terbaru. Girbok sebenarnya tidak dalam kondisi sempurna karena permukaan sudah dihaluskan dan cenderung mengkilat, sesuatu yang di'haram'kan untuk bagi penggemar orisinilan yang fanatik untuk merusak 'kulit jeruk'. Tapi karena memang susah dicari dan belum tentu ada lagi yg jual .. sikat aja !!
Awalnya ada maksud untuk menempelkan tanki bensin bekas motor R51/3 Si Mbah yang tidak terpakai. Sudah diset tapi nantinya malah berubah pikiran lagi, kurang suka sasis plunger dipasangi tanki model schorsch meier. Terlihat gendut padahal ingin terlihat ramping seperti sejatinya tanki R51. Tidak banyak pekerjaan yang dilakukan, sampai tahap ini hanya membuat standar tengah, setting as roda depan dan Spakbor depan. Mesin yang menempek di sasis merupakan mesin R50/2 yang masih dalam proses mengumpulkan part2 yang masih banyak kurang.
Sebenarnya belum komplit benar, tapi part yang sudah ada mulai di tempel dan dipasang. Supaya tidak berantakan dan sekalian inventarisasi part2 mana saja yang masih kurang. dan ternyata ... memang masih banyak yang kurang !! Karena ini bukan project yang buru2 santai saja hunting part yang kurang sambil nunggu dan ngarep2 donasi part, salah satunya donasi spakbor belakang dari R51/3 nya rohman yang dalam saat yang sama sedang masuk ICU karena di cat ulang dan bikin spakbor baru yang lebih terlihat orisinil.
Sudah bisa berdiri dan banyak part yang nempel, tapi lebih banyak part yang sifatnya cuma pinjaman. Dipinjami mesin BMW R67 untuk yang sedang dicoba dihidupkan, mesin R50/2 yang sedang di bangun tidak kunjung selesai dan masih sangat lama sepertinya. Juga dipinjami sokbreker dan tromol Vollnabe yang sebenarnya diperuntukkan untuk proyek restorasi R67 yang tak kunjung dimulai. Komponen mesin Timing gear + cover, magnet, advancer dan pompa olie tak kunjung dapat .. maksudnya tak kunjung dapat dengan harga yang bersahabat alias murah !!
Lama di biarkan teronggok dan berdebu, motor terlihat kusam dan dekil of the kumel. Muncul semangat lagi untuk menyelesaikan perkerjaan yang sudah setahun lebih mangkrak setelah dapat donasi sepasang tromol dan sok breker komplit limbah BMW R51/3. Langsung dipasang sambil menanti mesin R50/2 sudah komplit dan hanya menunggu balancing kruk as untuk selanjutnya dirakit. Keren juga dengan tromol depan kepunyaan BMW /5 series.
Mesin R50/2 sudah dipasang. Kruk as sudah dibalans, bearing baru, piston baru walau tidak original mahle/nural, bush klep baru, roker masih sangat bagus, timing gear dan pompa oli terpasang utuh tanpa cacat. ada yang terlupa .. tutup klep ternyata belum disiapkan ... :))
Ini yang namanya Kurang Ajar.
Motor diiklankan untuk dijual. crazy sale.
Langkah awal untuk mengembalikan motor ke kondisi original. Dapat rongsokan tromol komplit dengan velgnya.
Karena motor didapat dalam keadaan kotor, di preteli untuk dibersihkan piece by piece. ada beberapa part yang mesti dicat karena cat yang mengelupas dan khawatir makin parah dimakan karat nantinya. Sepua part masih orisinil dan dalam kondisi baik. Saat ini motor masih di miliki oleh Haris.

Halal Bi Halal 2012 Gunung Bunder, Bogor.

Berubah tampilan lagi. Bosan dengan jok warna orange, balik lagi ke warna hitam. Braket pegangan sok breker depan sekarang di siram cat warna merah.