Showing posts with label Dies Ist Keine BMW. Show all posts
Showing posts with label Dies Ist Keine BMW. Show all posts

Thursday, 11 April 2013

CBMW (Honda CB Ala BMW)



Motor modifikasi ini diberi nama CBMW (CB yang mirip BMW), yang merupakan modifikasi dari Honda CB125 buatan tahun 1976. Dimodifikasi sedemikian rupa yang katanya supaya mirip BMW R42, tapi kalo dilihat dari tampilan sok depan sepertinya lebih mirip tampilan sok depan BMW R12 Wehrmacht atau R12 militer yang biasa dipakai jaman perang dunia II. Pemilihan sasis rigid memang sesuai dengan tampilan motor-motor BMW jaman prewar.

Untuk bentuk tanki, mungkin terinspirasi toaster tank yang biasa sipakai pada BMW /5 series untuk pasal USA, hanya saja yang ini lebih slim dan tanpa tambahan plat krom di kedua sisi. Andai ukuran emblem yang dipakai lebih besar, eksyen BMW akan lebih ketara apalagi ditambah pemilihan cat warna hijau atau abu-abu dof.



Ongkos yang dikeluarkan untuk memodifikasi jauh lebih besar dari harga beli motornya sendiri. Motor dalam kondisi bahan ditebus dengan harga Rp 1,8 juta tapi biaya yang dikeluarkan untuk memodifikasi berkisar 7 juta yang sebagian besarnya merupakan Handmade (custom), seperti Sideback, Kontak kunci, penutup Shokbreaker dan batok lampu.

Modifikasi dikerjakan oleh mekanik klub motor Old Motorcycle Assosiation yang berlokasi di jalan Kapten B Sihombing Medan. Langkah pertama yang dilakukannya adalah mengganti kerangka asli motor, kemudian ia mengubah sparepart dengan berbagai merek yang sesuai keperluan dan kecocokan. Beberapa bagian lain yang menjadi fokus ubahannya diantaranya Kerangka motor, Shock (Binter Mercy diutup Kondom), Sideback, Knalpot CB 100, Kontak Starter: Handmade, Karburator: GL Pro, Asesoris: BMW, Stank motor BSA, Lampu Depan Honda C70 dan Lampu Belakang milik Kanjen.

Butuh waktu 6 bulan untuk menyelesaikan motor ini

sumber : http://medan.tribunnews.com
gambar dari : http://cybermotorcycle.com http://martycycles.files.wordpress.com

Sunday, 10 March 2013

BMW R200 Binter Merzy

(artikel dan foto disadur dari motorplus-online)

Ceritanya lagi nyusun artikel soalan BMW R25, gak sengaja nemu blog yang mengulas modifikasi Motor Binter Merzy yang temanya gak jauh dari BMW. Ide modifikasi ini awalnya karena kondisi harga pasar Motor BMW R25 yang terus melambung tak terjangkau. Semakin jauh keinginan Asep (pemilik) untuk bisa menikmati motor. Anak-anak bandung terkenal kreatif, apalagi Binter Merzy mungkin motor yang paling banyak dan paling mudah di acak-acak. Kali ini modifikasi tidak lah radikal seperti biasanya, malah mengedepankan detail estetik BMW. Pokoknya motor dibikin supaya kelihatan Jerman banget. Tidak lah sulit apalagi pemilik tergabung dalam MMC outsiders (modified motorcycle club), banyak kreativitas modifikasi disini.
Basic modifikasi adalah motor Kawasaki Binter Merzy,  Mesin dan beberapa bagian rangka masih dipertahankan. Frame depan masih asli Binter Merzy, tapi areal sub frame dan lengan ayun seluruhnya sudah dibuat ulang mengandalkan pipa besi. Rangka belakang juga sudah dibuat menyesuaikan dengan tekukan BMW R26/R27. Ini untuk meyiasati agar suspensi belakang masih bisa mengandalkan sok lengan ayun standar Merzy. Selain sudah dicari, juga cukup sulit untuk mengadopsi sok belakang plunger ala BMW R25 pada motor ini.

Sokbreker belakang dan model rangka meniru desain BMW R26. Karena masih memakain sok bawaan binter merzy,  untuk mengakalinya bagian luar dibungkus pipa besi bulat agar mirip sok asli BMW R26 yang tampilannya klasik.  Estetik warna hitam slongsong atas dan tampilan krom slongsong bawah dijiplak habis, hanya saja diameter pipa yang dipakai sepertinya terlalu kecil dan lekukannya kurang berani. Jadi agak kebanting dengan rampilan mesin yang kekar.


Sok depan BMW R25/3 yang punya model teleskopik sama seperti bawaan Merzy, hanya bungkus bagian atas sok dengan pipa besi biar serupa. Headlamp dan batok lampu sudah mengandalkan milik BMW R25/3. Biar ngirit pakai produk imitasi yang banyak beredar di Bandung. Inilah kuncian yang bikin penampakan depan benar benar mirip motor BMW.  Termasuk dengan keputusan memakai velg dengan diameter 18" pada roda depan dan belakang.


Tapi kalo dilihat detail, spakbor dan kuping lampu masih kurang sempurna meniru punya BMW. Spakbor depan bagian bawah dengan khas model kuping gajak dibagian bahah tidak terlihat. Pun kuping lampu yang kurang panjang dan lekukan masih terkesan kaku.
Beberapa komponen imitasi lain diaplikasi untuk menunjang tampilan BMW R25. Seperti lampu belakang dan dudukan, area setang, sampai jok. Sayang karet tangki gak dipasang!

(foto-foto dari situs motor-plus)

Sunday, 15 July 2012

BMW R70 Nana

Sejatinya BMW tidak memiliki BMW R70. Ini cuma julukan yang diberikan pada motor 'BMW' nya pak Nana. Saking cintanya dengan BMW, hampir semua aksesoris ada logo BMW. Termasuk dengan motor Honda monkey yang disematkan mesin Honda C70 yang beri logo tangki serta stripping ala BMW.
Tercatat sebagai member BMW Motorcycle Club Jakarta paling senior dan loyalitas terhadap club tidak diragukan lagi. Walau memiliki beberapa motor BMW 250cc dan satu unit IFA Boxer tetapi untuk aktivitas harian motor BMW R70 ini selalu dipakai. Alasannya sederhana, gampang dalam menjelajahi rimba kemacetan dan sangat irit bahan bakar.

Berikut foto2 waktu memimpin (karena selalu berada paling depan dalam iring-iringan) dalam turing event  KRAKATAU BIKERS JAMBORE Lampung pada tahun 2007.









5 Mei 2013
Jalan Salam Pejompongan.
Ikut rapat persiapan ultah 36 Tahun BMW MC Jakarta.

Friday, 2 March 2012

CJ750 24hp solo

4 Maret 2007
Cat hitam tanpa striping dengan semua part original bawaan motor.






11 Maret 2007
Berada di sebelah kanan R69 dalam Event Safety Riding di Kemayoran, Jakarta








Juni 2007
Turing event Inlanders Krakatau Bikers Jambore 2007, Bandar Lampung.




September 2007
Jakarta Madura Bromo Tour
  1. Jalan Raya Bangkalan Madura
  2. Melintas Padang Pasir Bromo - Semeru - Tengger
  3. Pendakian Bromo
  4. Kulon Progo
  5. Tasikmalaya


















7 Februari 2008

Subang, Jawa Barat.
Turing Jakarta - Linggarjati.
Ada masalah kelistrikan dalam turing ini, pengisian tidak bagus aki selalu tekor. Tukar2an aki dengan BMW Twin yang lainnya sepanjang perjalanan.





3 Mei 2009
Duet BMW R26
Bongkar total, casing mesin di sanblast untuk tujuan estetik penampilan saja.
Tanki bensin hand made replika model BMW R51/3

Monday, 20 February 2012

CJ750 32 hp

Chang Jiang 750 yang satu ini tampil dengan gaya yang jauh berbeda dengan aslinya. Perubahan yang paling kelihatan ada pada pemakaian spakbor depan dan belakang yang memakai punya BMW R25/3.
Begitu juga dengan batok lampu berserta kupingnya, perbedaan dengan bawaan CJ750 adalah batok lampu BMW lebih panjang sekitar 2cm dan diameter kaca lampu lebih kecil.
Supaya tampilan lebih manis, tanki bensin dibuat niru punya BMW R51/3. Awalnya dicoba polos tanpa dipasang karet, dipikir-pikir lebih bagus lagi kalo dipasang knee pad. Buang-buang anggaran untuk tanki yang beberapa kali turun naik cat.
Sok breker depan beberapa kali pengalami perubahan. Sok asli bawaan motor tidak dipakai, pertama-tama coba pakai sok jepang dengan double cakram, saat dibawa turing jauh ke Sulawesi dan Sumatera bantingan motor lembut dan handling nyaman diajak nikung. Tapi gak lama motor dirubah lagi, kali ini idenya supaya tampil lebih klasik. Dipasanglah sok breker depan punya Motoguzzi eldo dan tromol depan belakang comot punya Ural Molotov.

12 Juli 2008
Move Across Celebes Tour
  1. Toraja, Sulawesi Selatan.
    Sok depan Double cakram.
    Tanki bensin masih orisini bawaan motor tapi dipasang karet tanki punya R26.
  2. Jalan Trans Sulawesi Moutong. Sulawesi Tengah. Sampai etape ini motor mulai berulah, kopling menjadi keras karena stutnya amblas. Solusi nya mudah cuma modal 1 biji pelor sepeda, masalah terpecahkan.











30 November 2008
Penampakan baru, model tanki bensin seperti punya BMW R51/3. Emblem belum terpasang.
Karet tanki bukan sengaja belum dipasang, tapi kelupaan bikin kuping dudukan karet, terlalu semangat buru-buru dicat.






17 Juli - 15 Agustus 2009
Westernmost Point Of Indonesia Tour
  1. Padang Sidempuan, Sumatera Utara. Putus sekring setelah kejeduk lindas lobang.
  2. Trumon, Aceh Selatan.
  3. Ngebut di di rute Blang Pidie - Meulaboh











10 Maret 2011
Modifikasi Sok Breker : pakai punya Motoguzzi eldo. Segitiga atas Motoguzzi eldo dan sok breker lama di hibahkan ke project R25 chopper.
Modifikasi tromol depan belakang, dengan mengadopsi punya Ural Molotov.
Modifikasi tanki, dibikin kuping buat dudukan karet tanki BMW kuaci.








4 April 2011
Pengecatan sudah selesai. Tampilan jadi lebih klasik, tapi emblem tanki dan karet sok breker belum terpasang.





15 April 2011
Handel Gas dan switch sein + Electric starter adopsi punya BMW /5 Series.





Friday, 17 February 2012

BMW R25/3 Gado-Gado

Sejatinya motor ini adalah BMW R25/3. Berhubung motor didapat dalam keadaan sangat tidak lengkap dan kondisi keuangan yang tidak memungkinkan untuk mendapatkan part part orisinil pada saat itu, restorasi dilakukan dengan memasang stok part apa saja yang memungkinkan.
Setelah mendapat kiriman Sok Breker orisinil dari Bro Ruchiyat Bali pada tahun 2007 restorasi dimulai pelan pelan. Ide awal adalah ingin memiliki BMW R25/2 (Banyak yang nyebut BMW kuaci), karena ada stok Handel komplit dan spakbor copotan chang Jiang 750 yang tidak terpakai. Ukuran spakbor bisa dipakai mengingat BMW R25/2 memakai velg ukuran 19" yang sama dengan Chang Jiang 750.
Motor ini punya sejarah yang cukup panjang, pada tahun 90-an pernah menghilang dari pemiliknya sekitar 2 tahun dan diketemukan oleh mekanik club sedang teronggok di bengkel bubut. Setelah diselamatkan, motor kembali terbengkalai dibiarkan terkena panas hujan di bawah pohon jambu.

Sejarah kepemilikan :
Soeharno : Belum diketahui
?? : Belum diketahui - 2005
Benny W. : 2005 - 2007
Hidra S. : 2007 - Sekarang

7 September 2008
Sudah hampir jadi, Ada masalah di girbok.






12 Mei 2009
Servis Berkala






12 Juli 2009
Siap Turing nih.
Mesin belum maksimal, piston kerap kali macet. motor mesti sering dipakai.





16 Agustus 2012
Sok breker depan dicopot. Rencananya motor akan dikembalikan ke kondisi aslinya, setelah beberapa part original BMW R25/3 terkumpul. Yang paling pokok sudah didapat adalah gardan ratio 25/6 dan sok breker depan komplit dan tanki original, dan spakbor depan original servisan.
Spakbor belakang belum dapat juga yang original, terpaksa mesti bikin. Tapi urung dipesan, karena tidak restorasi tidak langsung dikerjakan ... pelan pelan aja sambil cari yang ori.

Tuesday, 14 February 2012

Chang Jiang 750

Di kalangan club, motor ini dikenal 'motornya' Benny Mbenk, karena walau de jure milik Soeharno tapi de facto lebih sering dipakai Benny Mbenk. Pengalaman turing motor ini sudah lumayan jauh. Ikut serta dalam turing Jakarta - NTB pada tahun 1999.

20 Januari 2001
Turing Halal Bihalal di Binuangeun








Februari 2001
Anyer, Banten.
Event Jambore Otomotif







Oktober 2001
Semarang, Jawa Tengah
Mampir di event otomotif kota semarang selepas turing ke Jokja







15 Juni 2002
Persiapan mengunjungi event Bikers Brotherhood Bandung








22 Juni 2002
Pawai carnaval anti madat di Senayan Jakarta








8 Juli 2007
Pasaraya Blok M Jakarta. Dalam acara 30 tahun BMW Club Jakarta "30 Years Journey to Discovery".
Stiker yang nempel di sespan semakin penuh.






23 September 2012
Masih perkasa, tapi jarang dipakai turing. Masih setia sebagai penjaga sekretariat Club.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...