Showing posts with label Under Construction. Show all posts
Showing posts with label Under Construction. Show all posts

Wednesday, 8 January 2014

BMW R65GS Custom

23 Juni 2013
Mesin dalam kondisi 'jeroan' lengkap termasuk girbok dengan kickstarter nya. Walau terlihat kotor, mesin dalam kondisi bagus dan bisa berputar. Namun idak ada kompresi pada silinder kiri.
Part kelistrikan tidak ada, juga karburator dan dinamo starter.
Mesin tidak dibongkar, hanya membersihkan bagian luar dan ganti oli yang memang mutlak harus dilakukan.

21 Juli 2013
Horeee ... dapat sasis original BMW R65GS. komplit dengan beberapa aksesoris yang masih nempel, standar tengah, footstep, baut swing arm, tuas operan perseneling, pedal rem komplit dengan as dan switch rem. Tidak ada karat dan keropos hanya dibaluri kotoran saja. setelah dibersihkan kondisi cat ternyata sudah sangat menyedihkan. Mau tidak mau harus di cat ulang. Warna putih jadi pilihan.
Ada dilema pada saat dihadapkan pada dua pilihan. Apakah motor akan di komplitkan dengan kondisi original atau mau di custom saja. Sebenarnya kehendak hati ingin menghidupkan motor dengan tampilan dan aksesoris original R65GS yang menempel. Tapi untuk mencapai itu cukup banyak waktu dan biaya yang akan dihabiskan mengingat part dan aksesoris R65GS sangat susah didapatkan dan harga lumayan mahal. Karena motor ini memang pada dasarnya adalah motor jarang (hanya 1700an unit yang beredar). sebenarnya ada opsi untuk memakai part R80G/S yang sangat identik dengan R65GS (kecuali mesin dan gardan) tapi sama aja mahalnya ... ya sudah, di custom ada dengan part apa saja yang bisa menempel.

tidak mudah untuk mendapatkan Sub frame belakang original R65GS atau R80G/S. Kalaupun ada, harganya tidak bersahabat. Nyaris sama harganya dengan harga sasis. Karena memang motor niatnya buat di custom gak ada salah nya mencoba subframe BMW R45. Dari keempat titik, hanya satu titik yang mesti dilakukan perubahan, mesti motong pegangan subframe bagian kanan atas, karena dudukan baut subframe R65GS di sasis terpasang vertikal. Posisi baut lainnya sama persis.

26 Oktober 2013
Sebenarnya kelengkapan part bisa dibilang sangat minim. dan motor belum siap untuk dirakit. Tapi begitu sasis selesai di cat, mesin langsung di pasang dan perlahan part yang ada mulai ditempelkan. Kalu menunggu part lengkap terlebih dahulu, kelamaaaan ... Jadi bisa dibilang motor dibangun tanpa konsep yang jelas. Ide bisa muncul tiba-tiba dan berubah seketika.

16 November 2013
Sok Breker dan Swing Arm selesai di cat dan langsung pasang. Ada sedikit kesalahan dalam memilih warna swing arm, tadinya order warna merah bata. Tapi malah di cat warna merah tua cenderung coklat. Kata tukang cat, di tempat saya warna batu bata ya kayak gini ...!! nanti dicat ulang, sementara pasang aja dulu. Spakbor pinjam kepunyaan BMW R28 dulu.

23 November 2013
Hasil jalan jalan ke toko variasi mobil dapat ide untuk memasang lampu kabut H3 12v. Dengan braket seadanya dipasang untuk di timbang2 posisi yang paling pas. supaya tampilanminimalis Speedometer tidak dipasang, hanya tachometer yang dipasang tunggal. Tachometer dipertahankan karena ada instrumen indikator penting disana, pengisian stroom dan kontrol oli.

16 Desember 2013
Pegangan lampu depan mengadopsi punya Yamaha RX-KING. Tidak ada perubahan berarti. hanya menambah satu lubang baut di segitiga bawah.

Sunday, 3 February 2013

BMW R50/2 Plunger

Aneh juga kalo baca judulnya, tidak ada BMW R50/2 yang Plunger. Tapi memang sasis motor ini plunger kepunyaan BMW R51/3 tapi mesin yang menempel adalah mesin R50/2. Walau selintas mirip, tapi mesin R50/2 dan Mesin R51/3 nyata-nyata berbeda. Kalau mau judul yang agak panjang bisa juga dengan judul "BMW R51/3 dengan Mesin R50/2"

3 September 2010
Berawal dari info bahwa ada sasis R51/3 yang dijual di Blitar yang setelah ditelusuri ternyata sudah berpindah tangan ke Surabaya. Dengan bantuan seorang kawan untuk membujuk agar sasis dapat ditebus, sasis yang memang jarang ada yang jual di lokalan akhir berpindah tangan dan langsung kirim ke Bandung untuk di cek ulang dan dilakukan sedikit reparasi. Tidak banyak 'bonus' yang didapat dari pembelian sasis ini, yang paling bernilai hanyalah tangki bensin original motor Jawa yang sudah sedikit di modifikasi. Masih nempel plunger kiri yang sudah dirusak, sebelumnya seperti sudah dimodifikasi untuk dipasangi tromol yang memakai rantai.
Part yang paling penting sudah ada dan siap dipakai. Gardan ratio R51 ratio 35/9 dan girboks merupakan part yang paling susah dicari dan harga yang gak jelas bahkan ada yang bilang harga yang tidak masuk akal. dua part ini senilai dengan harga 1 unit motor matic keluaran terbaru. Girbok sebenarnya tidak dalam kondisi sempurna karena permukaan sudah dihaluskan dan cenderung mengkilat, sesuatu yang di'haram'kan untuk bagi penggemar orisinilan yang fanatik untuk merusak 'kulit jeruk'. Tapi karena memang susah dicari dan belum tentu ada lagi yg jual .. sikat aja !!

30 September 2010
Awalnya ada maksud untuk menempelkan tanki bensin bekas motor R51/3 Si Mbah yang tidak terpakai. Sudah diset tapi nantinya malah berubah pikiran lagi, kurang suka sasis plunger dipasangi tanki model schorsch meier. Terlihat gendut padahal ingin terlihat ramping seperti sejatinya tanki R51. Tidak banyak pekerjaan yang dilakukan, sampai tahap ini hanya membuat standar tengah, setting as roda depan dan Spakbor depan. Mesin yang menempek di sasis merupakan mesin R50/2 yang masih dalam proses mengumpulkan part2 yang masih banyak kurang.

9 Januari 2011
Sebenarnya belum komplit benar, tapi part yang sudah ada mulai di tempel dan dipasang. Supaya tidak berantakan dan sekalian inventarisasi part2 mana saja yang masih kurang. dan ternyata ... memang masih banyak yang kurang !! Karena ini bukan project yang buru2 santai saja hunting part yang kurang sambil nunggu dan ngarep2 donasi part, salah satunya donasi spakbor belakang dari R51/3 nya rohman yang dalam saat yang sama sedang masuk ICU karena di cat ulang dan bikin spakbor baru yang lebih terlihat orisinil.

3 April 2011
Sudah bisa berdiri dan banyak part yang nempel, tapi lebih banyak part yang sifatnya cuma pinjaman. Dipinjami mesin BMW R67 untuk yang sedang dicoba dihidupkan, mesin R50/2 yang sedang di bangun tidak kunjung selesai dan masih sangat lama sepertinya. Juga dipinjami sokbreker dan tromol Vollnabe yang sebenarnya diperuntukkan untuk proyek restorasi R67 yang tak kunjung dimulai. Komponen mesin Timing gear + cover, magnet, advancer dan pompa olie tak kunjung dapat .. maksudnya tak kunjung dapat dengan harga yang bersahabat alias murah !!

6 Oktober 2012
Lama di biarkan teronggok dan berdebu, motor terlihat kusam dan dekil of the kumel. Muncul semangat lagi untuk menyelesaikan perkerjaan yang sudah setahun lebih mangkrak setelah dapat donasi sepasang tromol dan sok breker komplit limbah BMW R51/3. Langsung dipasang sambil menanti mesin R50/2 sudah komplit dan hanya menunggu balancing kruk as untuk selanjutnya dirakit. Keren juga dengan tromol depan kepunyaan BMW /5 series.

29 Desember 2012
Mesin R50/2 sudah dipasang. Kruk as sudah dibalans, bearing baru, piston baru walau tidak original mahle/nural, bush klep baru, roker masih sangat bagus, timing gear dan pompa oli terpasang utuh tanpa cacat. ada yang terlupa .. tutup klep ternyata belum disiapkan ... :))


9 Juni 2013
Birdcage Parc Jakarta Selatan.
36 Tahun BMW Motor Club Jakarta
Sudah beberapa kali dicoba jalan. Tidak ada masalah berarti, hanya saja agak susah untuk berpindah gigi dari satu ke dua.



20 Agustus 2013
Ini yang namanya Kurang Ajar.
Ada orang yang tak bertanggung jawab memasang iklan di tokobagus.com (yang banyak unsur penipuan terutama untuk iklan motor klasik). Belum ada laporan apakah ada calon pembeli yang sempat tertipu dengan iklan ini. Semoga saja tidak ada.
Ini bukan kali pertama ditemukan motor di blog ini dijadikan alat untuk menipu, sebelum nya BMW R50/2 juga sudah pernah jadi korban.


4 November 2013
Motor diiklankan untuk dijual. crazy sale.







11 Nopember 2013
Motor berpindah tangan ke pemilik baru dari Bali.

22 Nopember 2013
Langkah awal untuk mengembalikan motor ke kondisi original. Dapat rongsokan tromol komplit dengan velgnya.
Untuk fork shifter girbok harus dibelikan yang baru.

Saturday, 13 October 2012

BMW R65/3 (modifikasi)

Setelah sebelumnya sudah ada project R28 yang memadukan mesin engkel 250cc ke sasis Twin (R65) yang tidak kunjung selesai sampai saat ini (okt 2012), ada satu lagi serupa yang masih mangkrak. Aga berbeda dengan project R28, yang ini malah terbalik mesin Twin (R65) di pasang di sasis engkel (R25/3).
Karena itu Project ini diberinama BMW R65/3. Cuma ada disini, karena BMW di Munchen tidak ada produksi BMW R65/3.

Awalnya melihat seonggok sasis R25 yang sudah diacak-acak bagian belakang, plunger kiri dan kanan sudah terpotong,  yang sudah tidak terpakai oleh yang punya. Kabarnya asis ini project yang mandeg ditengah jalan dari yang ingin memadukan mesin jepang ke sasis BMW R25/3.
Dari limbah BMW yang banyak terserak terbersit ide untuk 'bikin' motor yang nyaman, tampilan klasik tapi mesin yang masih tergolong muda supaya bisa dipakai harian dan tak perlu takut rusah karena part relatif murah dan lebih mudah dicari.

1 Oktober 2011
Untuk tampilan klasik ditetapkan sok depan memakai model earles fork BMW R26 yang ditempelkan sasis BMW R25/3. Urusan spakbor, batok lampu dan stang memakai original bawaan motor R26. Supaya tidak terlalu banyak perubahan tanki bensin tetap memakai original BMW R25/3.


Untuk kenyamanan dan alasan estetik perpaduan klasik dan modern, urusan sok belakang diwakili dengan memakai lengan ayun tunggal dengan mengadopso gardan komplit dengan swing arm BMW R65 Monolever. Butuh sok breker belakang yang lumayan panjang untuk bisa mencapai sasis, dipakailah sok breker copotan BMW R100GS paralever tahun 94.

Kesulitan pertama yang harus dilalui, karena lebar sasis R25/3 tidak bisa menggendong mesin Twin R65 maka mau tidak mau sasis harus dibengkang beberapa sekitar 2cm. Mesin berhasil masuk, lurus dan tidak mentok dengan pergerakan earles fork tapi muncul masalah kedua, posisi mesin tidak center dengan gardan dan roda belakang. Sasis mesti di bengkang beberapa cm lagi supaya mesin bisa digeser arah kanan supaya center dengan gardan.


10 Februari 2012
Project terhenti, kendala waktu dan UANG. Tapi ide ide masih berjalan terus, banyak mau dan akibatnya tidak fokus.
masih belum ada titik temu, spakbor belakang apakah mengadopsi punya R50/2 atau adopsi yang fiber punya /5. Berhubung lengan ayun belakang belum nempel susah juga untuk mengira2 mana yang lebih cocok.



9 Juli 2012
Serius ah .. mulai garap lagi project yang lama tertunda. Untuk menghemat anggaran, sementara di coba untuk pakai spakbor /5 yang terbuat dari fiber glass. konsekwensinya kalau dipasang tanpa subframe maka motor tidak bisa dipasang boncengan dan braket tas. tapi kalo subframe dipasang, klasiknya jadi gak kelihatan. Bimbang lagiiii .....
Ada Stok tanki bensin punya motor Ardie 350, coba dikira-kira pantes gak kalo dipasang. Aksen krom di tanki sepertinya cakep juga kalo dipasang. Mirip R60/2 Police Sweden cuma yang ini versi mininya. Ternyata harus ada sedikit modifikasi supaya tanki bisa terpasang dengan sempurna, dudukan sasis di frame dipertahankan supaya mudah kalau hendak tukar pasang dengan tanki original R25/3.

Thursday, 12 April 2012

BMW R24


11 Februari 2012
Rongsokan siap dikirim ke tukang cat dan tukang krom.


23 Maret 2011


8 April 2012
Tukang cat agak lambat progress nya. harus dikejar kejar supaya tepat waktu. Banyak part part kecil yang belum diapa-apain.
Ada sedikit kesulitan dalam membuka jari jari tromol depan, walau sekilas bentuknya sama dengan tromol BMW Kuaci tapi ternyata konstruksinya berbeda sangat, belum pernah bongkar yang seperti ini.



10 April 2012
Sebagian part sudah selesai di cat, Krom2an sudah selesai. Motor mulai dirakit seadanya.
Hasil merakit selama 3 jam. Cuma bisa dapat segini, tidak dapat dilanjutkan karena part yang lain belum siap untuk dirakit.


24 April 2012
Waktu sangat terbatas untuk memulai lagi perakitan, di hari ini cuma iseng saja memasang gardan. As roda pun sebenarnya belum selesai benar, ada bushing yang harus diukur terlebih dahulu. Sebelumnya di buku manual R24 tidak terlihat posisi bushing dan ukuran yang pas.
Dalam proses ini dapat kabar bahwa piston rusak total setelah coba dilepas dari silinder yang macet parah. Tapi bukan masalah yang berarti kebetulan piston sama persis dengan piston R25/2 ataupun R25/3, Masih mudah diperoleh gantinya.



16 Juni 2012








Progress perakitan berjalan lambat, gak punya waktu banyak. Jadi merakit sambil iseng saja kalo ada waktu luang. Hari ini cuma bisa memasang ring lampu, emblem, spakbor depan - belakang, dan nge set jok.
Rangka Jok yang dipasang sebenarnya bukan bentuk original bawaan BMW R24, cuma modifikasi dari rangka boncengan belakan BMW R25. Sampai saat ini belum dapat rangka jok model original. Rencananya jok yang dipasang merknya drilastic.
As roda belakang bubut sendiri dengan mereka-reka bentuk aslinya dari gambar, agak berbeda karena di tromol roda belakang tidak memakai bearing. Jadi as roda ikut berputar karena bearing numpang di sasis.
Footstep, as standar dan bush nya  handmade bubut sendiri, juga dengan mereka-reka karena tidak ada contoh.

25 Mei 2013








12 Oktober 2013
Sudah komplit. Mesin sehat dan mudah dihidupkan dengan kelistrikan 12v plus karbu BMW R60/5. Hanya saya yang masih kurang sreg karet tangki yang belum terpasang disisi sebelah kiri. Juga Jok denfeld yang terlihat agak 'culun' di motor ini. Cocoknya dipasang jok Drilastic yang masih dalam proses pemesanan.
Disaat yang bersamaan motor ini berpindah tangan ke Bro Rio. Motor dapat dijalankan menembus macet dari Jakarta Timur ke Tanjung Priok tanpa ada masalah berarti. Hanya saya muncul sedikit keluhan kopling yang agak slip.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...