Thursday, 7 February 2008

Turing Jakarta - Linggar Jati



7 Februari 2008
Diiringi gerimis, melintas rute kalimalang, cikarang dan menjelang subuh sudah berhenti di Karawang. Tidak bisa melaju dengan kencang karena tidak aman berkendara cepat2 tengah malam dengan diiringi hujan.
Sampai di karawang berhenti cukup lama karena salah satu motor BMW R69 ada trouble mesin yang cukup serius sehingga sangat berisiko jika dipaksakan jalan.
Terpaksa menunggu sampai terang untuk mendapatkan pickup yang akan mengangkut motor kembali ke Jakarta.
Selanjutnya menuju cirebon melalui subang ditempuh dengan hujan sepanjang jalan.
Disempatkan makan tahu sumedang, beli dua keranjang habis ludes dalam sekejap, berkendara dalam hujan menguras energi.  Sebelum berbelok ke arah sangkan urip, disempatkan dulu menuju cirebon hanya untuk menikmati soto dengkul yang katanya enak .. dan ternyata memang enak.











8 Februari 2008
Kunjungan wisata ke Museum perundingan Linggarjati.
Linggarjati, merupakan bagian yang sangat penting dari perjalanan sejarah Bangsa Indonesia, sehingga sampai sekarang bisa menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat. Ditempat ini dilakukan perundingan antara Indonesia dan Belanda pada tanggal 10-13 November 1946. Menghasilkan persetujuan mengenai status kemerdekaan Indonesia. Hasil perundingan ini ditandatangani di Istana Merdeka Jakarta pada 15 November 1946 dan diratifikasi kedua negara pada 25 Maret 1947.
Gedung Linggarjati, dijadikan sebagai salah satu bangunan cagar budaya oleh Pemerintah sesuai dengan UU.No.5 tahun 1992. Desa Linggarjati sendiri berada di wilayah Blok Wage, Dusun Tiga, Kampung Cipaku, kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Jawa Barat.







Foto-foto di pelataran parkir gedung.
Pada tahun 80an para senior penggemar BMW di Jakarta pernah melakukan turing ke tempat ini dan melakukan foto-foto juga pada saat itu. Sekedar mengenang kunjungan mereka, kami melakukan pose foto yang mirip dengan pose pada saat itu, yaitu pose berbaris dalam posisi hormat pada pemimpin upacara.








Banyak waktu luang, setelah muter-muter kota kuningan kegiatan hari ini diselingi dengan kegiatan games ala bikers.
Games : Slow race






Games : adu cepat pakai atribut turing
Simple aturannya, semua stribut harus dipakai. dari sepatu, jaket, sarung tangan dan helm. tadinya aturan sampai menghidupkan motor juha disertakan tapi terasa tidak adir jadinya. Karena ada beberapa motor yang pakai electric starter, tidak fair laah ... tapi tetap fun.









Bikers :
Anfal
BMW R50/2
Bambang P.
BMW R51/3
Charlie
BMW R27
Ervien
BMW R50/2
Harris
BMW R50/2
Hidra
CJ750
Lexi
BMW R27
Pitoy
BMW R80
Soeharno
BMW R69
Udin
BMW R51/3

Wednesday, 12 September 2007

Jakarta Madura Bromo Tour 2007


6 September - 12 September 2007

Bikers :


Soeharno: BMW R69
Lexy + Is:BMW R51/3
Harris:BMW R50/2
Ervien J.:BMW R50/2
Bambang P.:BMW R51/3
Udin:BMW R51/3
Hidra:CJ750 24hp


Lima motor berangkat dari Sekretariat Club Jalan Salam Pejompongan Jakarta pada tanggal 6 September 2007. Total ada 7 Motor ikut dalam turing ini, rencananya Lexi dengan R51/3 akan bergabung di Karang Anyar, Kebumen dan Ervien Gabung di Surabaya.
Baru sampai Cianjur CJ750 ada trouble kelistrikan jalan dalam gelap tanpa penerangan lampu, akhirnya banyak waktu terbuang pada pagi hari di bandung karena harus menunggu bengkel dynamo buka untuk servis alternator yang ternyata putus.





Lanjut Perjalanan ke Surabaya, Makan swike di Klaten di pagi hari dan Makan siang di restoran Accord 2 di Ngawi. Tidak banyak berhenti dalam rute ini, sebab mengejar waktu harus tiba di Surabaya tidak terlalu larut.







Di Surabaya menginap di wisma pemda yang murah meriah bersih aman dan nyaman. Deket pula dengan dengan tempat jajanan. Pagi hari ukut bergabung rekan-rekan dari bikers di Surabaya untuk ikut bersama rombongan menuju madura. Butuh setengah jam naik kapal ferry dari Pelabuhan Ujung Surabaya melintasi Selat Madura menuju Pelabuhan Kamal di Pulau Madura.










Setelah setengah hari perjalan sampailah di kediaman abah dullah (Dedengkot Pamudi's Surabaya) yang berdomisili di Pamekasan. Cuma dikasih waktu untuk istirahat sepanjang sore saja, karena kebetulan pada malam hari sedang ada acara pagelaran SEMALAM DI MADURA yang berisi aneka ragam pementasan kesenian madura. Rombongan BMW Club Jakarta hadir semua dan duduk di deretan VIP.









Pagi hari langsung tancap gas dari kediaman abah Dullah. Cuma mampir sebentar di Surabaya, Beemers harus berjuang keras melewati kemacetan di Porong, karena panas terik cuma bisa berhenti sekejap untuk mengambil gambar luapan lumpur lapindo.




Makan siang berhenti di Rumah Makan Rawon Nguling Jalan Raya Tambak Rejo Kec. Tongas Kab. Probolinggo. Saat itu banyak poster kampanye, karena memang akan diadakan Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur.






Melintas padang pasir bromo di sore hari.












  1. Makan siang di Sate Kambing Djono, Nganjuk, Jawa Timur
  2. Madiun, mampir ke rumah Ervien.
  3. Caruban, R50/2 cedera kaki. Harus ganti bearing roda, rusak parah keran kurang pelumasan gemuk selama perjalanan.
  4. Makan malam lesehan di kota Solo
  5. Esklusif di temani pengamen jalanan kota Solo, pemusik tradisional dengan langgam jawa klasik.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...